Sembilan Kapal Diamankan Tidak Lengkapi Dokumen Perizinan Di Banggai Sulawesi tengah


Kapal muatan ikan dari nelayan yang beroperasi dari Sembilan kapal di perairan kecamatan Moilong, Kabupaten Banggai, Sulawesi Tengah, Sabtu 12 Maret 2022 yang diamankan Petugas Pengawas Perikanan.

Dari informasi yang didapat dari TribunPalu.com, diduga tidak menunjukan dokumen perizinan berlayar dari 9 kapal itu dokumen tidak lengkap juga perizinan penangkapan ikan. Salah satu Surat Persetujuan Berlayar (SPB), Surat Laik Operasi (SLO), Surat Izin Penangkapan Ikan (SIPI), adapun Surat Izin Usaha Perikanan (SIUP).

Cegah Pencurian Ikan, KKP Cabut Izin 231 Kapal Perikanan - Bisnis  Liputan6.com

Berkapasitas 20 sampai 30 GT dari Sembilan kapal ikan dikabarkan milik pengusaha dari Kecamatan Moilong dan Pagimana. Diantara dari Sembilan kapal ikan itu merupakan bantuan dari Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP), yaitu KM Inkamina. Membaca berita terbaru memang seru adapun yang tidak kalah seru yaitu bermain Slot, Permainan Slot dapat dinikmati jika memang menang hanyalah bonus dari keberuntungan.

“Pada pukul sepuluh kemarin ditangkap. Saat itu kami sedang tarik jaring,” ungkap seorang anak buah kapal, Minggu 13 Maret 2022

Petugas Pengawas Perikanan saat dimintai keterangan saat konfirmasi memberikan pembenaran ada penangkapan tersebut.

“Iya itu benar adanya penangkapan” kata dia saat ditemui di Pelabuhan Fery Luwuk.

Mereka belum bisa memberikan keterangan lebih lanjut, karena mereka sedang menunggu penyidik dari Direktorat Jenderal Pengawas Sumberdaya Kelautan dan Perikanan (Dirjen PSDKP) Bitung, Sulawesi Utara.

“Kami masih menunggu tim penyidik dari Bitung,” kata pria berseragam loreng khas petugas pengawas perikanan tersebut.

Sesaat setelah ditangkap, Kapal Pengawas Perikanan dengan nomor lambung 2805 itu membawa Sembilan kapal nelayan ini ke pelabuhan pelelangan ikan di Kompleks Tanjung Kelurahan Karaton, Kecamatan Luwuk.

Leave a Reply

Your email address will not be published.